Tips Ampuh Meningkatkan Quality Score di Google Ads

Tips Ampuh Meningkatkan Quality Score di Google Ads

Untuk Anda yang menggunakan internet sebagai sarana utama dalam berbisnis penting untuk mengetahui cara meningkatkan quality score di Google Ads. Saat ini kita akan membahas mengenai cara meningkatkan quality score di google ads, namun sebelumnya kita perlu mengetahui dahulu faktor yang mempengaruhi quality score. Ada 3 faktor yang mempengaruhi quality score, yaitu:

  1. Expected Clickthrough Rate (CTR)

Itu perkiraan seberapa besar orang ingin mengklik iklan kita. Nilai CTR disajikan dalam bentuk persentase antara 0% – 100%. Semakin tinggi nilai CTR, maka semakin tinggi pula Quality Score yang kita dapat. Tidak ada batasan khusus berapa nilai CTR yang baik, namun idKeyword menggunakan CTR 3% sebagai standar minimal. Biasanya CTR ini berbanding lurus dengan pemilihan keyword yang tepat dan juga penulisan iklan yang baik. Apabila CTR kita tinggi itu berarti iklan yang kita tayangkan menarik dan orang mau untuk mengkliknya. Sebaliknya, Quality Score akan mencapat nilai yang kecil apabila CTR rendah. Hal tersebut akan mempengaruhi posisi dan kemunculan iklan kita.

  1. Ad Relevance

Ad Relevance menggambarkan seberapa relevansi keyword yang dipilih dengan iklan kita. Apa maksudnya keyword yang “nyambung” dengan iklan itu? Misalkan kita membuat iklan dengan Headline “Jual Sepatu Olahraga”, maka keyword yang kemungkinan mendapatkan Ad Relevance yang tinggi antara lain adalah: Sepatu Olahraga, Jual Sepatu Olahraga, Jual Sepatu untuk Olahraga, dan sebagainya. Secara logika sederhana, orang yang mengetikkan kata kunci tersebut akan berpeluang besar untuk tertarik dengan iklan kita.

  1. Landing Page Experience (kualitas landing page)

Faktor ketiga yang mempengaruhi Quality Score ini mengacu kepada seberapa baik menurut Google pengalaman yang akan didapat seseorang saat tiba di Landing Page kita. Menyediakan konten yang relevan saja tidak lah cukup, kita harus membuat agar pengunjung yang datang dari Google merasa nyaman saat berada di website kita. Biasanya keyword yang mendapatkan nilai Landing Page Experience di atas rata-rata memiliki konten yang sesuai dan original, mudah untuk dinavigasikan, dan menyediakan informasi yang cukup lengkap untuk pengunjungnya. Website dengan konversi penjualan yang tinggi biasanya memberikan pengalaman yang baik untuk pengunjungnya.

Nah setelah mengetahui faktor yang mempengaruhinya, sekarang kita akan bahas tips ampuh buat meningkatkan quality score di Google Ads.

Tips ampuh meningkatkan quality score Google Ads

  1. Gunakan Ad Group yang spesifik

Pada akun Google Adwords nanti kamu akan dihadapkan pada 2 level iklan, yakni Level Campaign dan Level Ad Groups. Masing-masing Campaign akan punya Ad Groups-nya sendiri. Buatlah secara rapi dan jangan dicampur-campur supaya ke depannya kamu tidak bingung memilah-milah. Misalnya untuk Campaign berjualan sepatu olahraga, buat satu Ad Group “sepatu sepak bola” dan buat satu Ad Group “sepatu bola basket”. Hal ini untuk memudahkan teks iklan dan meningkatkan relevansi iklan kita.

  1. Penggunaan Keyword Matching dan Negative Keyword

Saat beriklan di Adwords, kamu tidak bisa banyak-banyak memberikan teks baik di title atau deskripsi. Untuk itu, buatlah kata-kata to the point dan sesederhana mungkin tapi tetap punya sisipan keyword. Ada 5 jenis keyword yaitu:

  • Broad Match

Broad Match adalah tipe yang paling general dimana keyword diinput secara single kata maupun beberapa kata yang urutannya acak, seperti contohnya kita input keyword: topi merah wanita (3 suku kata).  Maka iklan akan muncul jika keyword yang diinput urutannya: “topi merah wanita”,” topi wanita merah”, “merah topi wanita”, “wanita topi merah” & berbagai urutan lainnya yang mengandung 3 suku kata tersebut (topi, wanita, merah).

  • Broad Match Modification

Broad Match Modification adalah jenis penargetan keyword broad, yang didepannya ditambahkan satu kata apa saja dengan menggunakan ikon (+). Menggunakan metode penargetan keyword dengan broad modification dapat meningkatkan relevansi kemunculan iklan kita dengan hasil pencarian search engine.

  • Phrase Match

Phrase Match adalah jenis penargetan keyword single atau beberapa kata yang urutannya tidak dapat diubah – ubah sekalipun keyword-keyword yang ditargekan terdapat dalam sebuah kalimat atau artikel.

  • Exact Match

Exact Match merupakan metode penargetan keyword yang paling memiliki tingkat relevansi paling tinggi antara keyword dan iklan yang muncul. Dengan Exact Match iklan hanya akan muncul jika keyword yang dimasukan pada search engine tidak mengandung tambahan keyword atau kalimat lainnya

  • Negative Match

Dengan Negative Match, kita dapat mengontrol iklan kita untuk tidak muncul pada pencarian keyword keyword tertentu yang tidak kita kehendaki.

Misalnya ada keyword “beli sepatu bola”, maka disini gunakan exact match agar target lebih sempit dan gunakan broad match untuk target yang lebih luas. Jika kata kunci kurang relevan dengan iklan kita, maka gunakan negative match.

  1. Gunakan Kata Kunci dalam dalam Teks Iklan Kita

Kalau misalnya kita menargetkan kata kunci “beli sepatu bola”, maka masukan kata kunci tersebut di dalam iklan kita. Hal itu juga meningkatkan tingkat relevansi iklan kita.

  1. Gunakan Teks Iklan yang Menarik

Selain menggunakan teks iklan yang menarik, jangan lupa juga gunakan menggunakan call to action. Call to action ini penting, karena selain memancing orang untuk mengklik iklan kita, itu juga bisa membantu user memahami apa yang bisa mereka lakukan setelah mereka mengklik iklan kita.

  1. Optimasi Loading Page

Untuk optimasi landing page kita, pertama yang bisa kita lakukan adalah pastikan landing page kita kontennya relevan dengan teks iklan kita. Juga pastikan navigasinya memudahkan user mencari informasi yang mereka butuhkan. Jangan lupa juga buat landing page kita mobile friendly dan cepat untuk diakses.

Bagaimana? Tertarik untuk menggunakan Google Ads? Atau ingin memaksimalkan quality score di Google Ads? Hubungi kami!

Sumber:

-Google

-Toffedev

Nursarita Prasistayanti
Nursarita Prasistayanti
-Learning by doing-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *