7 Penyebab Utama Bisnis Tidak Berkembang

7 Penyebab Utama Bisnis Tidak Berkembang

 

Bisnis Tidak Berkembang ?

 

 

Terkadang bisnis yang didirikan macet dan tidak ada perkembangan. Rasanya kerja dengan waktu berjam-jam, tenaga yang dikeluarkan serta waktu yang digunakan tidak mampu untuk memenuhi ekspektasi Anda terhadap bisnis yang digeluti. Anda pun merasa frustasi dan bingung akan apa yang harus dilakukan.

Yang harus diingat, penyelesaian tidak akan muncul secara tiba – tiba. Dibutuhkan kerja keras lainnya untuk mewujudkannya. Namun, kerja keras tersebut harus diawali dengan mencari penyebab bisnis tidak berkembang.

Karena jika penyebab bisnis tidak berkembang tidak dicari terlebih dahulu, maka Anda akan kesulitan untuk mengetahui akar masalahnya.

Dan berdampak pada kerja keras yang akan sia-sia lagi. Setelah langkah pertama telah dilakukan, barulah perubahan dalam beberapa kebiasaan utama dan tim yang mendorong kesuksesan bisa dijalankan. Akar penyebab bisnis dan berikut 7 penyebab utama bisnis tidak berkembang.

 

1. Memberikan Harga Yang Terlalu Murah

Konsumen mungkin akan mencari perbandingan untuk menemukan manakah penjual yang akan memberikan harga terendah. Anda mungkin bisa memberikan harga paling rendah namun sebaiknya tidak terlalu rendah.

Dibutuhkan sejumlah besar perencanaan dan strategi untuk dapat menjual  produk dengan harga terendah dan masih menghasilkan keuntungan. Beberapa merek mungkin berhasil melakukan strategi ini.

Namun keuntungan yang didapatkan bisa saja sangat tipis dan tentu saja ini merupakan pendekatan yang berbahaya.

Anda bisa saja memberikan harga miring, namun pertimbangkan juga biaya yang telah dikeluarkan. Selain itu, permasalahan paling umum pada pemilik bisnis di Indonesia adalah tidak memberikan harga pada kerja kerasnya. Berikan usaha Anda upah yang sesuai agar mendapat dorongan motivasi untuk dapat terus bertahan dan berkembang.

2. Bertahan Pada Zona Nyaman

Syarat menjadi pemilik bisnis adalah mau untuk terus belajar dan belajar. Pada umumnya pemilik bisnis mempunyai rencana yang sangat amat besar di awal.

Namun, seiring waktu berjalan, setelah ada dari rencana tersebut yang dijalankan, mereka akan berhenti di suatu level dan menetap.

Alih-alih berusaha mengembangkan bisnis dan menjalankan rencana yang tersisa, pemilik usaha seperti ini akan menurunkan ekspektasi dan tetap pada posisi stagnan.

Dampaknya adalah penurunan kinerja yang membuat bisnis pun tidak berjalan. Tinggalkan zona nyaman,timbulkan rasa takut agar ada dorongan untuk maju pada tujuan yang lebih besar kemudian berkomitmen untuk melaksanakan tindakan yang diperlukan dengan bersungguh-sungguh.

3. Tidak Mengukur Seberapa Jauh Perkembangan

Anda tidak dapat mengetahui seberapa baik kinerja bisnis yang Anda Jalani jika Anda tidak mengukur perkembangan setiap harinya. Setiap lini dalam bisnis harus ditinjau dan diperbarui secara berkala untuk mengetahui apakah bisnis Anda telah mencapai tujuan ataukah ada hal yang perlu untuk dikembangkan lagi.

Jika Anda hanya menebak tanpa adanya data yang jelas, maka perkembangan sebuah bisnis hanyalah angan-angan belaka. Anda hanya akan mengira-ngira bahwa bisnis Anda sukses, padahal tidak. Dan begitupun sebaliknya.

4. Komunikasi Yang Tidak Efektif

komunikasi sangat penting dalam pertumbuhan sebuah bisnis. Sebagai pemilik bisnis, Anda harus dapat mengomunikasikan/menginformasikan visi, tujuan dan ide-ide cemerlang  Anda kepada tim dengan jelas. Akan salah besar jika Anda merasa bahwa poin-poin ini hanya Anda saja yang dapat mengetahuinya.

Tim Anda butuh informasi-informasi tersebut untuk dapat bekerja dengan optimal. Bagikan visi, nilai, tujuan, dan ide tersebut dengan tim secara rutin dan konsisten. Anda akan melihat mereka bekerja keras untuk membantu Anda mencapai tujuan yang diinginkan.

5. Melupakan Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran yang tepat akan memberikan peluang terbaik untuk menarik minat konsumen. Namun banyak sekali pemilik bisnis yang langsung mendirikan bisnisnya tanpa mempertimbangkan hal ini. Karena untuk menghasilkan strategi pemasaran yang tepat dibutuhkan pemikiran dan pertimbangan yang matang.

Dan ini membutuhkan waktu yang cukup. Jangan terburu-buru, jernihkan pikiran Anda dan pikirkan strategi apa yang harus Anda lakukan untuk memberikan pesan yang dapat menyentuh serta kegiatan promosi yang baik untuk menarik konsumen yang tepat.

Karena tanpa adanya strategi pemasaran, alhasil berbagai aktivitas yang dilakukan hanya menghasilkan audiens yang sedikit dan malah membuat Anda semakin frustasi dan memutuskan untuk berhenti.

6. Bekerja Sama Dengan Orang Yang Salah

Dalam bisnis, sangat penting untuk membangun koneksi yang baik dengan orang-orang berpengaruh.Pihak-pihak tersebut akan sangat membantu mulai dari penyediaan dana, operasional bahkan ketika bisnis dalam keadaan terburuk. Oleh karena itu, dibutuhkan orang yang tepat yang dapat diajak bekerja sama dengan baik untuk dapat berjalan bersama mengembangkan sebuah bisnis. Orang yang salah justru akan membawa bisnis ke dalam jurang kebangkrutan.

7. Tidak Memiliki Website

Banyak Orang Menyepelekan hal ini ,website sangat diperlukan untuk mencari audiens yang lebih banyak. Saat ini, hampir seluruh pelaku bisnis berlomba-lomba membuat perusahaan mereka dikenal oleh banyak orang dengan menggunakan sarana di dunia digital. Dunia digital menjadi pilihan karena dapat dengan mudah diakses kapan pun dan di mana pun.

 

 

Nah Tunggu Apalagi! jika Bisnis Anda belum memiliki website bisa menggunakan Jasa Pembuatan Website Murah dari kami,Langsung Saja Hubungi BlueCreative.id. Atau Website kami